Kajian Kritis Kitab-kitab Ulumul Hadis yang Digunakan di Pesantren Relevansi dan Tantangannya di Era Digital Bagian Artikel

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Izzatus Sholihah

Abstrak

Kitab-kitab Ulumul Hadis merupakan pilar utama dalam pendidikan hadis di pesantren-pesantren Indonesia. Kitab-kitab seperti Muqaddimah Ibnu al-Shalah, Tadrib al-Rawi, dan Nukhbat al-Fikar masih menjadi rujukan utama dalam pengajaran ilmu hadis di berbagai pesantren, baik salafiyah maupun modern. Namun, relevansi kitab-kitab tersebut dalam menghadapi tantangan era digital, seperti akses terbuka terhadap informasi, perubahan gaya belajar santri, serta hadirnya sumber-sumber kontemporer berbasis teknologi, belum banyak dikaji secara kritis. Artikel ini bertujuan untuk menelaah secara kritis isi, metodologi, dan pendekatan kitab-kitab Ulumul Hadis yang umum digunakan di pesantren serta mengkaji sejauh mana kitab-kitab tersebut masih relevan dan mampu menjawab kebutuhan pembelajaran di era digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi pustaka dan observasi partisipatif terbatas di beberapa pesantren terpilih di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Temuan penelitian menunjukkan bahwa meskipun kitab-kitab klasik tersebut kaya secara keilmuan, namun masih terdapat tantangan besar dalam hal penyajian materi, keterbatasan akses digital, dan kesenjangan pemahaman antara generasi santri digital dengan metode pengajaran tradisional. Oleh karena itu, dibutuhkan upaya reinterpretasi dan digitalisasi konten untuk mempertahankan keberlanjutan studi Ulumul Hadis di pesantren di tengah arus perubahan zaman.

##plugins.themes.academic_pro.article.details##

Cara Mengutip
Sholihah, Izzatus. “Kajian Kritis Kitab-Kitab Ulumul Hadis Yang Digunakan Di Pesantren: Relevansi Dan Tantangannya Di Era Digital”. SAMAWAT: JOURNAL OF HADITH AND QURANIC STUDIES 8, no. 2 (Desember 28, 2024): 16–28. Diakses Mei 7, 2026. https://www.testojs.badrussholeh.ac.id/index.php/samawat/article/view/448.

Referensi

  1. Adiningsih, Ni Komang Ayu Trianita, I M Yudana, dan I W Landrawan. “Tantangan Dan Strategi Untuk Meningkatkan Kompetensi Tenaga Pendidik Senior Dalam Implementasian Kurikulum Merdeka Di Sekolah Penggerak Sma Negeri 3 Singaraja.” Ganesha Civic Education Journal 6, no. 2 (2024): 86–94. https://doi.org/10.23887/gancej.v6i2.4980.
  2. Amalia, Nala, Rahma Wati, Berliana D Putri, dan Diany Mairiza. “Eksistensi Prinsip Ekonomi Mikro Islam Terhadap Keberlanjutan Usaha Mikro Di Era Digitalisasi.” Sharing 2, no. 2 (2023): 142–56. https://doi.org/10.31004/sharing.v2i2.23419.
  3. Asrori, Hilmi. “Pendampingan Metode Syawir Untuk Meningkatkan Pemahaman Fikih Melalui Kitab Minhaajul Qowim Di Pondok Pesantren Al-Anwar Ngrukem Yogyakarta.” Ajmr 1, no. 4 (2024): 150–56. https://doi.org/10.59613/8wnyyx30.
  4. Astuti, Fakhriyah T, Erni D Riyanti, dan Ayu Annisa. “Pesantren as Indonesian Traditional Education Institution in Preparing the Alumni to Face the Twenty-First Century Challenges.” Indonesian Scholars Scientific Summit Taiwan Proceeding 3 (2021): 105–10. https://doi.org/10.52162/3.2021119.
  5. Ato’ilah, Ibnu, Ahmad M Nasih, dan Dzulfikar Rodafi. “Pengajaran Fikih Lintas Mazhab Di Pondok Pesantren Lirboyo.” Intizar 28, no. 2 (2022): 111–23. https://doi.org/10.19109/intizar.v28i2.13870.
  6. Badran, Muhammad. “Penerapan Metode Yanbu’a Dalam Meningkatkan Kemampuan Baca Tulis Al-Qur’an Pada Mata Pelajaran Al-Qur’an Hadist Di Pondok Pesantren Hubbul Qur’An.” Jurnal Kajian Islam Modern 9, no. 01 (2023): 109–21. https://doi.org/10.56406/jkim.v9i01.202.
  7. Bashori, Bashori. “Modernisasi Lembaga Pendidikan Pesantren.” Jurnal Ilmu Sosial Mamangan 6, no. 1 (2017): 47. https://doi.org/10.22202/mamangan.1313.
  8. Cathrin, Shely, Achmad Dardiri, Lusila A Purwastuti, dan Petrus Priyoyuwono. “The Educational Philosophy of Pesantren Al-Falah and Its Contribution to Character Development.” Kne Social Sciences, 2021. https://doi.org/10.18502/kss.v6i2.10016.
  9. Dahlan, Zaini. “Modernisasi Pendidikan Islam: Sketsa Pesantren.” Ansiru Pai Pengembangan Profesi Guru Pendidikan Agama Islam 2, no. 2 (2018): 1. https://doi.org/10.30821/ansiru.v2i2.1988.
  10. Evriza, Eka, dan Hascaryo Pramudibyanto. “Optimalisasi Kolaborasi Mahasiswa Dengan Instansi Praktik Dalam Menentukan Minat Praktik Kerja Perpustakaan.” Daluang Journal of Library and Information Science 3, no. 2 (2023): 89–102. https://doi.org/10.21580/daluang.v3i2.2023.17876.
  11. Fatmawati, Erma, Babun Suhartov, Moh Dahlan, Wildan K Suhma, dan Agus Yudiawan. “Challenges of Educational Management in the Islamic Higher Education Sector Based on Pesantren.” Journal of Educational and Social Research 13, no. 6 (2023): 105. https://doi.org/10.36941/jesr-2023-0151.
  12. Fauziyah, Nur L. “Pembelajaran Daring Ulumul Hadits: Respon Mahasiswa Dan Dampaknya Terhadap Nilai Akhir Semester.” Alim | Journal of Islamic Education 3, no. 2 (2021): 185–96. https://doi.org/10.51275/alim.v3i2.217.
  13. Hasmiza, Hasmiza, dan Ali Muhtarom. “Kiai Dan Pengembangan Kurikulum Pesantren Di Era Digitalisasi.” Arfannur 3, no. 3 (2023): 137–50. https://doi.org/10.24260/arfannur.v3i3.1049.
  14. Imam, Khoirul, Muhammad Z Nadzif, dan Muhsin K Fata. “Hadis-Hadis Akhlak Dalam Kitab Al-Majalis Al-Saniyyah Fi Al-Kalam ‘Ala Arba’in Al-Nawawiyah.” Musala Jurnal Pesantren Dan Kebudayaan Islam Nusantara 2, no. 2 (2023): 143–66. https://doi.org/10.37252/jpkin.v2i2.558.
  15. Ismah, Nor. “Pesantren: Its Founding and Role in the Colonial Period.” Tebuireng Journal of Islamic Studies and Society 3, no. 1 (2022): 1–16. https://doi.org/10.33752/tjiss.v3i1.2610.
  16. Jalalussayuthy, Jalalussayuthy, dan Hary Murcahyanto. “Pesantren Sebagai Pilar Pembentukan Akhlak Remaja: Studi Kasus Dan Tantangan.” Journal of Education and Instruction (Joeai) 7, no. 2 (2024): 412–25. https://doi.org/10.31539/joeai.v7i2.9775.
  17. Kawaid, A Irwan Santeri Doll, Syed N S Hassan, Helimy Aris, Norzulaili M Ghazali, Mohd F Marhusin, Norhidayah Azman, Nurul Fathihin Mohd Noor Shah, dan Zulhilmi M Nor. “Pembinaan Pangkalan Data Hadis Lengkap Dalam Bahasa Melayu Untuk Data Raya (Big Data): Kajian Kes Terhadap Cabaran Yang Dihadapi Oleh Kumpulan I-Status Hadis.” Journal of Hadith Studies, 2023, 82–93. https://doi.org/10.33102/johs.v8i2.248.
  18. Khairudin, Fiddian, Asmariani Asmariani, dan Nurcholis Maamun. “Perkembangan Pengajaran Hadis Di Indonesia.” Al-Afkar Manajemen Pendidikan Islam 11, no. 01 (2023): 43–55. https://doi.org/10.32520/al-afkar.v11i01.593.
  19. Krisdiyanto, Gatot, Muflikha Muflikha, Elly E Sahara, dan Choirul Mahfud. “Sistem Pendidikan Pesantren Dan Tantangan Modernitas.” Tarbawi Jurnal Ilmu Pendidikan 15, no. 1 (2019): 11–21. https://doi.org/10.32939/tarbawi.v15i1.337.
  20. Maghfiroh, Anis, dan Mukh Nursikin. “Kontemplasi Pemikiran Wasathiyyah Dalam Pendidikan Islam.” Afeksi Jurnal Penelitian Dan Evaluasi Pendidikan 5, no. 1 (2024): 43–51. https://doi.org/10.35672/afeksi.v5i1.213.
  21. Mahfud, M D Habibi, Damanhuri Damanhuri, dan Ahmad Ardiyansyah. “Pendampingan Softwer Hadis ( Hadis Soft ) Dalam Meningkatkan Pembelajaran Santri Di Pondok Pesantren Darul Hidayah.” PDL 2, no. 2 (2023): 35–40. https://doi.org/10.51226/pdl.v3i1.494.
  22. Manan, Muhamad A. “Daya Tahan Dan Eksistensi Pesantren Di Era 4.0.” Jurnal Pendidikan Islam Indonesia 3, no. 2 (2019): 301–13. https://doi.org/10.35316/jpii.v3i2.135.
  23. Maula, Atika R, Muqowim Muqowim, Siti K N Aula, dan Haqan Ridhaeva. “Pemanfaatan Aplikasi Whatsapp Group Sebagai Media Pembelajaran Daring Pada Mata Kuliah Ulumul Hadis.” Wawasan Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta 4, no. 2 (2023): 262–74. https://doi.org/10.53800/wawasan.v4i2.250.
  24. Mutia, Ivana K, Yohanes N Wosal, dan Non N Monigir. “Kesiapan Guru Dalam Menghadapi Tantangan Pendidikan Di Bidang IPTEK.” Jurnal Basicedu 7, no. 6 (2023): 3571–79. https://doi.org/10.31004/basicedu.v7i6.6378.
  25. Nafsaka, Zayin, Kambali Kambali, Sayudin Sayudin, dan Aurelia W Astuti. “Dinamika Pendidikan Karakter Dalam Perspektif Ibnu Khaldun: Menjawab Tantangan Pendidikan Islam Modern.” Jurnal Impresi Indonesia 2, no. 9 (2023): 903–14. https://doi.org/10.58344/jii.v2i9.3211.
  26. Nimim. “Eksplorasi Pembelajaran Hadis Di Perguruan Tinggi: Tantangan Dan Inovasi Dalam Kurikulum Pendidikan Islam.” Jurnal Pendidikan Islam Al-Ilmi 8, no. 1 (2025): 110–17. https://doi.org/10.32529/al-ilmi.v8i1.4038.
  27. Nuruddin, Muhammad. Tradisi Keilmuan Hadis di Pesantren. Yogyakarta: Kaukaba Dipantara, 2021.
  28. Pasi, Kamaluddin M, Rasyidin Rasyidin, dan Radinal M Harahap. “Education System of Modern Islamic Boarding School in the Postmodern Era.” Nazhruna Jurnal Pendidikan Islam 3, no. 3 (2020): 311–23. https://doi.org/10.31538/nzh.v3i3.805.
  29. Risdiana, Aris. “Budaya Organisasi Pondok Pesantren Berbasis NU Dan Persis Benda 67 Di Tasikmalaya Jawa Barat.” Aplikasia Jurnal Aplikasi Ilmu-Ilmu Agama 16, no. 2 (2017): 73. https://doi.org/10.14421/aplikasia.v16i2.1169.
  30. Rofii, Arwani. “Studi Hadis Di Pesantren.” Al-I’jaz Jurnal Studi Al-Qur’an Falsafah Dan Keislaman 3, no. 2 (2022): 80–95. https://doi.org/10.53563/ai.v3i2.58.
  31. Roi, Moh. R, Fikri H Rustiyawan, dan Mohammad S Dhuha. “Metodologi Ulumul Tafsir Dan Ulumul Hadist.” Jiip - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan 7, no. 8 (2024): 9293–9301. https://doi.org/10.54371/jiip.v7i8.5155.
  32. Sadiah, Dewi. “Developing Pesantren Education Quality Through Radicalism Prevention Program for Santri.” Jurnal Pendidikan Islam 8, no. 1 (2022): 63–74. https://doi.org/10.15575/jpi.v8i1.17947.
  33. Safiudin, Safiudin, Ali Muhtarom, Ahmad Qurtubi, dan Utami S Masfu’ah. “Pesantren Law; Challenge and Opportunity for Indonesian Islamic Education.” Ajis Academic Journal of Islamic Studies 8, no. 1 (2023): 97–122. https://doi.org/10.29240/ajis.v8i1.5909.
  34. Siregar, Rahmat E A. “PENGEMBANGAN ACHIEVEMENT MAHASISWA DALAM MENGHADAPI UJIAN KONPREHENSIF TAFSIR HADIS (Studi Pada Jurusan SPM Fakultas Syariah Dan Hukum UIN Ar-Raniry).” Fitrah Jurnal Kajian Ilmu-Ilmu Keislaman 2, no. 1 (2016): 131–44. https://doi.org/10.24952/fitrah.v2i1.460.
  35. Suparmin, Sudirman, Hasbullah B Ja’far, dan Rizki M Haris. “Akselerasi Digitalisasi Sebagai Upaya Pengembangan Sistem Pendidikan Pada Prodi Fakultas Syari’ah Dan Hukum UIN Sumatera Utara.” Edukatif Jurnal Ilmu Pendidikan 5, no. 6 (2023): 2519–26. https://doi.org/10.31004/edukatif.v5i6.5914.
  36. Syah, Zaimir, dan Iswantir Iswantir. “Asal Usul Dan Perkembangan Pesantren Di Indonesia.” Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia 2, no. 1 (2023): 61–72. https://doi.org/10.31004/jpion.v2i1.102.
  37. Wahyudi, Slamet, Dudiyono Dudiyono, dan Kholid Mawardi. “Online Learning Talaqqi Method in Pesantren of Indonesia.” Al-Ishlah Jurnal Pendidikan 15, no. 3 (2023): 2996–3004. https://doi.org/10.35445/alishlah.v15i3.2596.
  38. Wajdi, Firdaus, dan Rihlah N Aulia. “Ma‘had ’Aly and the Challenge of Modernizing Islamic Education in Indonesia.” Hayula Indonesian Journal of Multidisciplinary Islamic Studies 3, no. 2 (2019): 173–90. https://doi.org/10.21009/hayula.003.2.04.
  39. Zuhri, Ahmad. “Metodologi Pembelajaran Kitab Kuning di Pesantren.” Jurnal Pendidikan Islam 10, no. 2 (2020).

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 > >>